Surat Cinta

bila kau baca surat ini, ingatlah gunung yang menjulang sepi sendiri dipayungi langit hilang kata, hilang lenguh tak terjangkau gumam angin bila kau baca surat ini, ingatlah kisah kematian kama melepas panah bunga luluh mengabu kerna kekasihnya tiba ah, walau semua musim meratapi bahkan musim semi berlinang airmata tak juga mekar kemba...

Maukah Engkau Jadi Kekasihku

maukah engkau jadi kekasihku memandang nirwana sebagai belantara yang tak bersemai duduk menanti rembulan pecah ke bumi jadi cahaya yang membuat senyum melambung memang tak kumiliki kesetiaan juga usia tidaklah merentang mengikat impian hatiku adalah malam setiap mimpi warnanya bergan...

Sebab Kau Pergi

sebab kau pergi airmata kukembalikan pada embun semua keharuman kupinjamkan pada melati biarkan musim semi menjenguk perih hari-hari aku sendiri tak ada satu musim yang sudi menahanmu juga semua bunga luruh saat kuminta membujukmu sebab kau pergi rindu kukembalikan kepada angin pilu kuserahkan kepada ranti...

MERAYAKAN SUMPAH PEMUDA bersama mahasiswa :Tengah menuju SEBUAH KONSEP DAN IMPIAN YANG KOSONG

Kini secara berbisik atau lebih sering terucap diam-diam dalam hati, tentang nasib persatuan dan kesatuan negara Indonesia. Setelah Indonesia memasuki era reformasi (1998-2009), politik praktis menjadi kegiatan terpenting dan utama bagi kehidupan kenegaraan Indonesia. Hampir dipastikan proses demokratisasi yang diimpikan setelah era orde...

PATAH

rum telah menghapus tanda, semua ranting meletupkan kuncup,hp ataukah fisbuk, percakapan-percakapan itu menusuk jauh; tak terduga khasiatnya; debar dada menuju sesak.walau seluruh tanda mengisyaratkan ramalan yang menjauh; mungkin tak mungkin tak; o, bujukan betapa menggetarkan rasa sepi; ditawarkan senja yang lembut, duduk hangat; mencecap langit merah serta membiarkan semua kuncup bermekaran. Telah...

Sehari Setelah Kau Putuskan Cinta

sehari setelah kau putuskan cintaaku nyalakan lilin di hatimeminta mata menjenguk jauhtolong lihatlah seperti apa wajah luka hatikumencintai dengan sungguhkegagahan dalam kesetiaanterasa membuatku menjadi pencinta yang agungoh, kesopanan, tatakrama percintaanmembuatku wajib patahati ketika cinta terputuskanmenjadi santun atas nama kedewasaanharus iklas karena dalil dikuasakansehari setelah kau putuskan...

Kaukah Gadis Yang Tinggalkan Airmata di Bahuku?

Kaukah gadis yang tinggalkan airmata di bahuku bikin semua gerimis hilang akal tak sanggup menghapus; harum itu milikmu memahat di hamparan sunyi sesekali menjelma mimpi taman warna yang pedih tiap tangismu mekar di lamunan ah, di sini, tak ada cinta abadi aku pengecut untuk bertahan bersetia untuk satu hati duhai, sejak kali pertama kujelaskan lewat sajak "hidupku untuk semua hati" kaukah tinggalkan...

SMARADHANA

selagi bisa, berbaringlah disebelahku dengar angin membujuk cuaca menenangkan risaumu "perayu seperti aku tak miliki cinta, hanya kata yang membuatmu mengapung di awan" selagi mampu deraikanlah airmata biarkan isak menyemut diantara senyap desah itu, hatimu yang mengawang "bintang miliki kedip, bulan miliki kemurungan, tak adakah hari yang membuatmu letih melamunkan perjalanan...

HARI RAYA KUNINGAN : Rangkaian penghormatan kepada Sang Bumi

Hari raya kuningan atau juga disebut tumpek kuningan selalu jatuh pada hari sabtu (saniscara) kliwon wuku kuningan, berdasarkan kalender Caka Bali; hari raya kuningan selalu berangkaian dengan Hari raya Galungan, datangnya enam bulan sekali. Perayaan kuningan sedikit berbeda dengan perayaan galungan, secara mitologi, misalnya umat Hindu...

Dengan Nakal Kusimpan Kerlip Matamu

isengku, sekapur sirih telah meminang senyum manismu jadi pakis pagi hari dalam rimba anganku. angin yang cemburukah atau matahari yang risau "hati-hati tak ada hati yang tak jatuh di sini," bisikan itu melajulah jauh ke hati membuatmu guncang saat bertukar tatap denganku ah, dengan nakal kusimpan kerlip matamu berkediplah bintang di dadamu "jernihkan pikiranmu, jernihkan…" sebelum hujan turun...

Terjaga Aku

selagi di luar hujan turunrasa sepi mendinginkan hatisendiri akuberapa tahun lagi ingatan ini merapuhdari bayanganmu?lagi jugarasa getir menikam kepalakian tegas digelap hujan, wajahmumenggasing aku dalam ketermanguanrasa lelah mengunangberkecipak air di halamandi bawah lampu itu berkilauseribu dusta dan keluh kesahjadi pukauberapa tahun lagi ingatan ini merapuhsembuhkan perihyang mencurah selalusebab...

Tak Terkira Kuyupnya Aku

tak terkira kuyupnya matasaat langkah hari berlalumembawamusetangkai daun jatuhsembilulah akumestinya kukatakan padamujangan pergi, duduklah di siniizinkan aku bacakan satu puisitentang mimpi yang mencuri lelapkupada senja yang muramentah jemarimu atau akumemetik semua kembanglalu harum tubuhmu mendekap eratmelekat dikulit lenganmenjatuhkan hatiku; tak terkira kuyupnyasaat langkah hari berlalumembawamuentah...

Bukan Hariku

pernah kutulis di angin sajak cinta untukmu hujan mengaburkan, matahari menghanguskan namun abunya pastilah sampai di hatimu pernah airmataku menetes tanpa alasan memerihkan ingatan seperti menghadapi kematian hampa demikian dada kukira-kira engkau seperti yang kupikirkan gamang menegakan diri dalam keriuhan hari antara tepuk tangan dan...

Jangan Biarkan Gadis Itu Jatuh Cinta

jangan biarkan gadis itu jatuh cintamatamu telah lupa rupa airmatahati siapa mendatar usai digaru?hanya mata bajak yang paham akan hal itu “ingat kasih, sita yang agung pun ditelan bumi, akhirnya”tak terhitung namun harus dihitungrupa hujan dengan tetesnyakeluh ranting kehilangan bunganyahatimu mendingin saat musim memancang seribu matahari sekalipun! ‘tak ada keharuman...