BUDDHA KULA - Kahyang Buddhan dalam Budha bali dalam konteks Siwa Buddha


(bagian I: Kahyang Buddhan dalam Budha bali dalam konteks Siwa Buddha)

    Suatu pagi seorang anak muda yang penuh semangat, bertanya kepada saya, dengan nada penuh rasa ingin tahu; jika Hindu di Bali itu berisikan ajaran Siwa-Buddha, buddhanya Bali seperti apakah? Pertanyaan itu tidak saya jawab segera, saya jadikan pertanyaan juga kepada para penganut Buddha Bali, yang mewarisi tradisi yang memang agak berbeda. Anak muda itu jelas membayangkan isi pelajaran agama di sekolah dan barangkali sudah mencari-cari, seperti apa isi ajaran bagi penganut siwa-buddha mengenai Kahyang Buddhan (ajaran budha bali).

Dari Pentas LEGONG TANTRI Karya Dayu Arya Satyani (Dayu Ani)


(catatan kecil; apresiasi seusai menonton)

    Tahun 2011 ini adalah tahun yang padat bagi Dayu Arya, yang lebih dikenal sebagai Dayu Ani, putri tertua Ida Wayan Granoka, figur utama dalam komunitas Maha Bajra Sandhi, yang banyak diingat masyarakat Bali dengan berbagai gerakan budaya terutama pada kemampuan mengelola seni sebagai persembahan yang terbebaskan dalam proses kreatifnya.

Petikan Naskah Pentas Drama Tari Candra Bherawa ( Pertaruhan Nyawa)


Ditengah panggung diletakkan level kecil; kelir besar dipajang sebelah kanan-kiri panggung belakang. Musik terdengar bergemuruh. Pasukan Hastinapura tengah memasuki lapangan pertempuran; dari jauh nampak gagah dan percaya diri, teratur dan nampak siap berperang:
Surya candra
Sanghyang siwa budha
Tungtung langit nenuek patala
Bedha abedha
Sang Sangkara kangri
Sakyamuni ri maharemu….dst
(tembang dinyanyikan)

SINOPSIS CANDRA BHERAWA - BAKAL KISAH PENTAS BHUMI BAJRA DITANGGAL 23 JULI


SINOPSIS CANDRA BHERAWA
BAKAL KISAH PENTAS BHUMI BAJRA DITANGGAL 23 JULI


    Di suatu masa, ketika perang keluarga kuru telah usai. Dharmawangsa dengan keempat saudaranya memimpin Hastinapura didampingi oleh Sang Kresna. Mereka tak hanya harus membangun kembali Negara yang porak poranda akibat perang, namun juga rasa pedih sebab kematian-kematian akibat perang tak hanya terjadi pada keluarga mereka sendiri, seluruh wilayah Hastina mengalami rasa gamang sebab perang besar di kurusetra telah merampas begitu banyak usia dan melenyapkan semua rasa nyaman di hati semua rakyat. Hampir semua keluarga pastilah mengalami kehilangan saudara lelaki, ayah ataukah sepupu, sahabat ataukah kawan bermain.

Novel Tantri, Perempuan Yang Bercerita


SEGERA DIAKHIR MEI.....NOVEL TANTRI,PEREMPUAN YANG BERCERITA;

Apa bedanya raja dengan rakyat
rumahnya disebut istana
perintahnya adalah kuasa
tak beda dengan saudagar kaya
rumahnya bagai istana
perintahnya juga kuasa
pasar tunduk padanya
(kutipan dari Novel Tantri, Perempuan yang Bercerita, silahkan memesan jika berkenan)