Sabtu siang kemarin sebelum hujan, anak-anak angkatan baru TEATER SOLAGRACIA - SMA N1 NEGARA, latihan (workshop) penulisan naskah drama di Rumah Kertas Budaya Indonesia.
Teater Solagracia ini terbentuk atas inisiatif empat orang siswa yaitu Wiwik Made Dwijayanti, Anggi, .... dan ..... (saya lupa namanya) tahun 2010 yang saya fasilitasi bersama seorang guru setempat bernama Ibu Ami. Ibu Ami sendiri sudah pindah tugas ke SMA N2 Negara kalau tidak salah tahun 2012.
Di tahun pertama terbentuk, Teater Solagracia berhasil lolos seleksi bidang teater tingkat provinsi untuk mewakili Bali dalam festival seni pelajar (sekarang bernama FLS2N) di Makassar dengan dua naskah karya saya, yaitu "MIN" dan "Ringsek".
Berkat bimbingan keras Cok Sawitri saat mereka dikarantina selama dua minggu di Denpasar, ditambah rasa "jengah" karena dianggap tak penting oleh banyak guru, Teater Solagracia yang didampingi seorang gurunya, Pak Sudirtha Van Genta, berhasil membawa pulang medali emas.
Teater Solagracia yang di tahun-tahun selanjutnya sempat menjadi Juara 2 pada lomba drama modern tingkat provinsi yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Juara 1 Lomba Teater Balai Bahasa Provinsi Bali, terus berkembang di bawah pembinanya Ibu Guru Eva. Mereka juga sempat berpentas di Jogja dan Bandung dalam event teater tingkat nasional.
Dan kemarin, Teater Solagracia berhasil masuk dalam kategori LIMA TERBAIK NASIONAL pada Festival Digital Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional 2023 yang diselenggarakan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek di Jakarta.
Tidak terasa ternyata sekarang sudah tahun 2024, wkwkwkwk... maksud saya ternyata sudah 13 tahun lebih saya menjadi "om"-nya atau menjadi pamannya Teater Solagracia. Dan dari setiap angkatan Teater Solagracia bersama "adiknya" yaitu TEATER TANPA NAMA - SMA N2 NEGARA yang dibentuk dan difasilitasi Wendra Wijaya tahun 2015 (?), selalu pula saya ajak bekerja atau menjadi eksekutor dalam berbagai kegiatan kesenian di lokal Jembrana dan Bali.
Demikian cerita ini saya tulis walaupun mungkin tidak berguna.


No comments:
Post a Comment